Jumat, 18 November 2011

Lembaga Pembiayaan

UNSUR LEMBAGA PEMBIAYAAN
Beberapa unsur lembaga pembiayaan adalah sebagai berikut :
v  Tidak menarik dana secara langsung artinya tidak mengambil uang secara langsung dari masyarakat (Non Depository Financial Institusion) baik dalam giro. Deposito.
v  Kegiatan pembiayaan yaitu melakukan pekerjaan aktivitas dengan cara membiayai pada pihak-pihak atau sector usaha yang dibutuhkan.
v  Badan Hukum, yaitu Perusahaan pembiayaan yang khusus didirikan untuk malakukan kegiatan yang termasuk dalam bidang usaha lembaga pembiayaan.
v  Penyediaan dana, yaitu perbuatan menyediakan uang untuk suatu keperluan
v  Barang modal yaitu barang yang dipakai untuk menghasilkan sesuatu atau barang-barang lain
v  Masyarakat yaitu sejumlah orang yang hidup bersama-sama disuatu tempat yang terikat oleh suatu kebudayaan yang mereka anggap sama.


PERBEDAAN DAN PERSAMAAN PEBANKAN DENGAN LEMBAGA PEMBIAYAAN
Persamaan :
“sama-sama melakukan kegiatan pembiayaan bagi badan usaha lainnya”
Perbedaan :
1.      Lembaga pembiayaan dalam melaksanakan kegiatannya tidak memungut dana dari masyarkatakat, perbankan memungut dana dari masyarakat
2.      Lembaga pembiayaan melakukan kegiatan pembiayaan dalam bentuk dana atau barang modal. Sedangkan perbankan melakukan kegiatan pembiayaan hanya dalam bentuk modal financial
3.      Lembaga pembiayaan melakukan pembiayaan kadangkala tidak memerlukan jaminan, bank disertai jaminan

JENIS LEMBAGA PEMBIAYAAN
Lembaga pembiayaan adalah badan usaha  yang didirikan secara khusus untuk melakukan kegiatan termasuk dalam bidang usaha lembaga pembiayaan.
1.              Perusahaan Sewa Guna Usaha (Leasing Company) 
2.              Perusahaan Modal Ventura (Ventura Capital Company)
3.              Perusahaan Perdagangan Surat Berharga (Securities Company)
4.              Perusahaan Anjak Piutang (Factoring Company)
5.              Kegiatan Perusahaan Kartu Kredit (Credit Card Company)
6.              Perusahaan Pembiayaan Konsumen (Consumers Finance Company)

1.              Perusahaan Sewa Guna Usaha (Leasing Company) 
Perusahaan Sewa Guna Usaha (Leasing Company) adalah badan usaha yang melakukan kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan barang modal baik secara Finance Lease maupun Operating Lease untuk digunakan oleh Penyewa Guna Usaha selama jangka waktu tertentu berdasarkan pembayaran secara berkala. Finance Lease adalah kegiatan Sewa Guna Usaha, dimana Penyewa Guna Usaha pada akhir masa kontrak mempunyai hak opsi untuk membeli objek sewa guna usaha berdasarkan nilai sisa yang disepakati bersama. Operating Lease adalah kegiatan Sewa Guna Usaha dimana Penyewa Guna Usaha tidak mempunyai hak opsi untuk membeli objek sewa guna usaha. Penyewa Guna Usaha (Lessee) adalah perusahaan atau perorangan yang menggunakan barang modal dengan pembiayaan dari pihak Perusahaan Sewa Guna Usaha (Lessor) 
-                 Barang Modal
   Yang dimaksud dengan barang modal adalah setiap aktiva tetap berwujud, termasuk tanah sepanjang di atas tanah tersebut melekat aktiva tetap berupa bangunan (plant), dan tanah serta aktiva yang dimaksud merupakan satu kesatuan pemilikan, yang mempunyai masa manfaat lebih dari 1 (satu) tahun dan digunakan secara langsung untuk menghasilkan, atau meningkatkan, atau memperlancar produksi dan distribusi barang dan jasa oleh Lessee.
-                 Kegiatan Perusahaan Sewa Guna Usaha (Leasing Company) 
Kegiatan Sewa Guna Usaha dilakukan dalam bentuk pengadaan barang modal bagi penyewa Penyewa Guna Usaha, baik dengan maupun tanpa hak opsi untuk membeli barang tersebut. Dalam kegiatannnya  sebagaimana dimaksud di atas, pengadaan barang modal dapat juga dilakukan dengan cara membeli barang milik Penyewa Guna Usaha yang kemudian disewa gunakan kembali. Sepanjang perjanjian sewa guna usaha masih berlaku, hak milik atas barang midal objek transaksi sewa guna usaha berada pada perusahaan sewa guna usaha. 

2.              Perusahaan Modal Ventura (Ventura Capital Company)
Perusahaan Modal Ventura (Ventura Capital Company) adalah badan usaha yang melakukan kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyertaan modal kedalam suatu Perusahaan Pasangan Usaha (Investee Company) untuk jangka waktu tertentu. Perusahaan Pasangan Usaha adalah bentuk penyertaan modal dari Perusahaan Modal Ventura. 
-   Kegiatan Perusahaan Modal Ventura (Ventura Capital Company)
Kegiatan Modal Ventura dilakukan dalam bentuk penyertaan modal ke dalam suatu Perusahaan Pasangan Usaha untuk :
a.             Pengembangan suatu penemuan baru
b.             Pengembangan perusahaan yang pada tahap awal usahanya mengalami kesulitan dana
c.              Membantu perusahaan yang berada pada tahap pengembangan
d.             Membantu perusahaan yang berada dalam tahap kemunduran usaha
e.             Pengembangan proyek penelitian dan rekayasa
f.               Pengembangan pelbagai penggunaan teknologi baru, dan alih teknologi baik dari dalam maupun luar negeri
g.             Membantu pengalihan pemilikan perusahaan  Penyertaan modal dalam setiap Perusahaan Pasangan Usaha bersifat sementara dan tidak boleh melebihi jangka waktu 10 (sepuluh) tahun.Divestasi adalah tindakan penarikan kembali penyertaan modal yang dilakukan oleh Perusahaan Modal Ventura dari Perusahaan Pasangan Usahanya.


3.              Perusahaan Perdagangan Surat Berharga (Securities Company)
Perusahaan Perdagangan Surat Berharga (Securities Company) adalah badan usaha yang melakukan kegiatan perdagangan surat berharga. Perusahaan ini malakukan kegitan sebagai perantara dalam perdagangan surat berharga.

4.              Perusahaan Anjak Piutang (Factoring Company)
Perusahaan Anjak Piutang (Factoring Company) adalah badan usaha yang melakukan kegiatan pembiayaan dalam bentuk pembelian dan atau pengalihan serta pengurusan piutang atau tagihan jangka pendek suatu perusahaan dari transaksi perdagangan dalam atau luar negeri. Penjual Piutang (Klien) adalah perusahaan yang menjual dan atau mengalihkan piutang atau tagihannya yang timbul dari transaksi perdagangan kepada Perusahaan Anjak Piutang.
-                 Kegiatan Perusahaan Anjak Piutang (Factoring Company)
 Kegiatan Anjak Piutang dilakukan dalam bentuk :
a.         Pembelian atau pengalihan piutang/tagihan jangka pendek dari suatu transaksi perdagangan dalam dan luar negeri.
b.         Penata usahaan penjualan kredit serta penagihan pitang perusahaan klien.

5.              Perusahaan Kartu Kredit (Credit Card Company)
Perusahaan Kartu Kredit (Credit Card Company) adalah badan usaha yang melakukan kegiatan pembiayaan untuk membeli barang dan jasa dengan menggunakan kartu kredit. Pemegang Kartu Kredit adalah nasabah yang mendapat pembiayaan dari perusahaan kartu kredit.
-                 Kegiatan Perusahaan Kartu Kredit (Credit Card Company)
Kegiatan kartu kredit dilakukan dalam bentuk penerbitan kartu kredit yang dapat dimanfaatkan oleh pemegangnya untuk pembayaran pengadaan barang dan jasa. 

6.              Perusahaan Pembiayaan Konsumen (Consumers Finance Company)
Perusahaan Pembiayaan Konsumen (Consumers Finance Company) adalah badan usaha yang melakukan kegiatan pembiayaan untuk pengadaan barang berdasarkan kebutuhan konsumen dengan system pembayaran angsuran atau berkala oleh konsumen. 
-                 Kegiatan Perusahaan Pembiayaan Konsumen (Consumers Finance Company)
Kegiatan pembiayaan konsumen dilakukan dalam bentuk penyedia dana bagi konsumen untuk pembelian barang yang pembayarannya dilakukan secara angsuran atau berkala oleh konsumen.
·                Pendirian dan Perizinan
Lembaga Pembiayaan dapat dilakukan oleh :
a.              Bank
b.              Lembaga Keuangan Bukan Bank
c.              Perusahaan Pembiayaan
Perusahaan Pembiayaan berbentuk Perseroat Terbatas (PT), saham Perusahaan Pembiayaan yang berbentuk PT dapat dimiliki oleh :
a.              Warga Negara Indonesia dan atau Badan Hukum Indonesia
b.             Badan Usaha Asing dan Warga Negara Indonesia atau Badan Hukum Indonesia (usaha Patungan).


RUANG LINGKUP LEMBAGA PEMBIAYAAN
Lembaga keuangan di Indonesia merupakan suatu system yang didalamnya terdapat sub-sub system yang secara garis besarnya sub system itu terbagi menjadi dua yakni Lembaga Keuangan Bank dan Lembaga Keuangan Bukan Bank. Dimana Lembaga Keuangan Bank masuk dalam otoritas bank Indonesia yang selanjutnya dapat di klasifikasikan sebagai Bank Umum, Bank Syariah, dan BPR, sedangkan Lembaga Keuangan Bukan Bank menjadi otoritas Departemen Keuangan, bidang-bidang usahanya adalah pengadaian, pasar modal, dana pension, asuransi dan lembaga pembiayaan.
Pendirian dan Perizinan Lembaga Pembiayaan dapat dilakukan oleh :
d.                   Bank
e.                   Lembaga Keuangan Bukan Bank
f.                    Perusahaan Pembiayaan
Perusahaan Pembiayaan berbentuk Perseroat Terbatas (PT), saham Perusahaan Pembiayaan yang berbentuk PT dapat dimiliki oleh :
c.                   Warga Negara Indonesia dan atau Badan Hukum Indonesia
d.                  Badan Usaha Asing dan Warga Negara Indonesia atau Badan Hukum Indonesia (usaha Patungan).
Perusahaan Pembiayaan dilarang menarik dana secara langsung dari masyarakat dalam bentuk :
a.                   Giro
b.                   Deposito
c.                   Tabungan
d.                  Surat Sanggup Bayar (Promissory Nota) Perusahaan Pembiayaan dapat menerbitkan Surat Sanggup Bayar hanya sebagai jaminan atas hutang kepada bank yang menjadi krediturnya.

PERAN LEMBAGA PEMBIAYAAN
1.         Sumber Pembiayaan Alternative
Diluar lembaga pembiayaan masih banyak lembaga keuangan lain yang dapat memberikan bantuan dana, seperti penggadaian, pasar modal, bank, dan sebagainya, namun dalam kenyataan tidak semua pelaku usaha dapat mengakses dana dari setiap jenis sumber dana tersebut. Kesulitan memperoleh dana tersebut disebabkan oleh masing-masing lembaga keuangan tersebut menerapkan ketentuan yang tidak mudah bagi pelaku usaha yang membutuhkan modal
2.         Peranan dalam hal pembangunan
Menampung dan menyalurkan aspirasi dan minat masyarakat yang berperan aktif dalam pembangunan. Aspirasi ini terwujud karena adanya pihak yang menfasilitasinya. Lembaga pembiayaan mewujudkan dengan bantuan dana.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar